Berita Ekonomi Akurat - Warga Meminta Pengecer Tidak Menjual Plastik Lebih dari Rp200 per Untai


berita ekonomi akurat - Sejumlah orang berharap toko ritel menerapkan harga plastik berbayar tidak lebih dari Rp 200 per saham. Harga adalah angka minimum yang ditetapkan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Nivini, salah satu orang yang sering berbelanja di Hypermart, mengungkapkan bahwa harga minimum Rp. 200 per kantong sebenarnya tidak mahal. Namun, harganya akan memberatkan jika dia belanja bulanan.

"Karena jika kamu membutuhkan 10 plastik, misalnya, jika kamu mengalikan Rp. 200 per lembar, totalnya menjadi Rp1.000. Itu kalau 10, kalau begitu bagaimana?" kata Nivini, Jumat (1/3/2019).

Belum lagi, jika harga tas plastik dipatok lebih dari Rp200 per saham. Dana yang harus dikeluarkan oleh konsumen tentu saja lebih besar.

"Tapi sebenarnya saya tidak punya masalah, karena tujuannya adalah mengurangi sampah plastik, kan? Tapi ya, itu hanya Rp 200 per lembar," katanya.

Dia mengaku sering membawa tas belanjaan yang lebih ramah lingkungan. Hanya saja dia tidak bisa menggunakan tas jika dia belanja bulanan karena jumlah barang yang dibeli akan lebih dari sekadar belanja sehari-hari.

Setuju, Emma yang sedang berbelanja di Carrefour di daerah Duta Merlin mengatakan bahwa harga Rp. 200 untuk satu plastik akan terlihat mahal jika konsumen berbelanja dalam jumlah besar. Masalahnya adalah dibutuhkan lebih banyak kantong plastik.

"Saya baik-baik saja jika saya ingin memiliki polis plastik berbayar, tetapi jangan menambahnya lebih dari Rp 200 per saham," kata Emma.

Dia juga mengaku sering membawa tas belanjaan. Namun, karena hanya satu tas belanja yang dibawa masuk, tidak dapat digunakan untuk membungkus semua barang yang dibeli saat berbelanja untuk kebutuhan satu bulan.

"Misalnya, seperti susu untuk anak ini, ada banyak yang tidak bisa saya gunakan tas belanja saya," kata Emma.

Namun, dia menyebutkan bahwa dia sering menggunakan kantong plastik untuk membungkus tempat sampah di rumah. Dengan kata lain, Emma mengklaim bahwa kantong plastik sebenarnya memiliki manfaat untuk kebutuhan rumah mereka.

Sementara itu, salah satu pengunjung Alfamidi di wilayah Bekasi bernama Eka mengaku tidak keberatan sama sekali dengan aplikasi plastik berbayar. Sebagai seseorang yang pernah tinggal di Bandung, ia tidak lagi terkejut karena di Bandung ia telah menerapkan kebijakan semacam itu.



Casinobola77 adalah agen judi online terpecaya dan terbesar di asia dengan pelayanan 24 jam Non-Stop dan customer service yang ramah 
Dan dapatkan juga Promo-promo menarik lainnya dari kami^^

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silakan Hubungi Kami Melalui:
WA : +855-6989-5461
Line : Asiapoker303
BBM : 2B1D7D88
Berita Ekonomi Akurat - Warga Meminta Pengecer Tidak Menjual Plastik Lebih dari Rp200 per Untai Berita Ekonomi Akurat - Warga Meminta Pengecer Tidak Menjual Plastik Lebih dari Rp200 per Untai Reviewed by Prediksi Bola Akurat on Maret 02, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.